Berbicara pada acara perdagangan internasional, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan betapa pentingnya kontribusi sarang burung walet sebagai salah satu komoditas ekspor utama bagi perekonomian Indonesia. Dalam rangka memastikan keberlanjutan pasokan dan meningkatkan nilai ekonomi produk tersebut, pemerintah sedang melakukan upaya perbaikan tata kelola serta regulasi ekspor dan impor. Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah berupaya meningkatkan kualitas dan produktivitas industri sarang burung walet melalui program pelatihan dan berbagai inovasi teknologi terkini. Dengan adanya upaya-upaya ini, diharapkan sarang burung walet dapat terus menjadi faktor penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Dilakukan perbaikan untuk mendorong hilirisasi industri produk ekspor yang berbasis pada sumber daya alam yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperhatikan tata kelola dan regulasi ekspor sarang burung walet, yang akan dilakukan melalui implementasi instrumen eksportir terdaftar sarang burung walet (ET-SBW). Dengan adanya ET-SBW, perusahaan akan diizinkan untuk melakukan kegiatan ekspor sarang burung walet selama mereka masih menjalankan usaha sesuai dengan aturan yang berlaku. Tindakan ini diharapkan dapat memperkuat industri ekspor Indonesia serta memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Pernyataan di atas adalah hasil dari penuturan Zulkifli Hasan yang dilontarkan pada saat ia menghadiri serangkaian kegiatan Fifth Anniversary dan Munas Perkumpulan Pengusaha Komoditas Sarang Burung Walet Indonesia (PPKSBWI) kemarin.
Menurut keterangan tertulis yang dirilis pada hari Senin (6/3/2023), Kementerian Perdagangan telah mempermudah proses penerbitan perizinan berusaha melalui sistem yang semakin cepat, mudah, dan transparan. Dalam hal ini, pembahasan perubahan Peraturan Menteri Perdagangan yang terkait dengan kebijakan dan pengaturan ekspor, khususnya untuk Sarang Burung Walet, telah selesai dilakukan. Adapun perubahan yang telah dilakukan adalah penyederhanaan persyaratan untuk penerbitan eksportir terdaftar (ET), dan saat ini sedang dalam proses harmonisasi penjadwalan bersama Kementerian Hukum dan HAM. Demikianlah pernyataan dari Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan memberitahukan bahwa pada tahun 2022, keuntungan ekspor sarang burung walet mencapai angka fantastis sebesar US$ 590,48 juta. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 14,21% dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu yang hanya mencapai US$ 73,45 juta. Dengan demikian, ekspor sarang burung walet dapat dikategorikan sebagai salah satu sektor bisnis yang sangat menguntungkan di tahun ini. Dapat diprediksi bahwa keuntungan ini akan terus meningkat di masa depan karena adanya peningkatan demand terhadap produk tersebut.
"Capaian nilai ekspor sarang burung walet Indonesia yang tertinggi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kontribusi luar biasa dari para pengusaha di dalamnya. Kita semua juga seharusnya merasa bersyukur, karena berhasil mencatat surplus US$54,53 miliar dalam neraca perdagangan Indonesia di tahun 2022," tutur Zulkifli dengan bangga.
Menurut Zulkifli, sarang burung walet bisa dianggap sebagai suatu komoditas yang sangat unik dan menarik, karena hanya diproduksi atau dihasilkan di beberapa negara tertentu. Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu menghasilkan sarang burung walet tersebut. Oleh karena itu, Zulkifli mengajak semua pihak yang terlibat dalam kepentingan tersebut untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait sarang burung walet. Hal ini diharapkan dapat memajukan industri sarang burung walet di Indonesia.
Sang pembicara menegaskan bahwa kita semua harus terus berfokus dan bekerja keras agar dapat mempertahankan capaian yang telah membawa kebanggaan, sambil memperbaiki beberapa hal yang masih perlu diperhatikan demi mencapai kesempurnaan. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan kualitas kerja agar dapat meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Dengan begitu, kita dapat menjadi lebih efektif dan efisien dalam bekerja, sehingga dapat mencapai semua tujuan yang telah ditetapkan.
Sambutan Zulkifli juga turut tiba saat merayakan ulang tahun ke-5 untuk PPKSBWI beserta harapan agar seluruh pelaku bisnis burung walet dapat meningkatkan mutu produknya sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar.
Saya sangat berharap bahwa kehadiran para pelaku usaha bisnis burung walet pada hari ini dapat mengambil peluang yang baik ini. Konsistensi dalam membangun citra positif serta meningkatkan daya saing akan produk sarang burung walet Indonesia di pasar internasional harus terus dilakukan secara optimal. Dengan terus memajukan dan mengembangkan ekspor sarang burung walet Indonesia secara terencana, maka manfaat yang signifikan dapat diraih bagi keberlangsungan usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, teruslah menjadi pelopor dalam industri burung walet Indonesia.
