Ruang Kelas SDN di Cianjur Rusak Parah Akibat Sarang Walet

SDN Bunijaya yang berada di Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sedang bermasalah dengan kerusakan parah pada ruang kelasnya. Meskipun demikian, pihak sekolah tetap mengambil tindakan demi kelangsungan proses pembelajaran dengan memindahkan kegiatan ke lokasi alternatif, walaupun itu bisa jadi hanya sebuah bilik bambu.

Berita dari detikJabar melaporkan bahwa bangunan yang telah berdiri lama di wilayah tersebut terlihat sangat memprihatinkan. Bahkan, sebagian dari bangunan tersebut sudah hancur dan retak. Diluar itu, langit-langitnya pun sudah ambruk dan hanya menyisakan kerangka atap bangunan yang terlihat sangat rapuh. Tak hanya itu, beberapa bangunan malah tidak bisa digunakan lagi sehingga menjadi sarang burung dan ditumbuhi semak belukar. Alih-alih menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali, kondisi bangunan tersebut malah sangat menyedihkan dan perlu adanya perbaikan lebih lanjut agar dapat digunakan kembali.

Bangunan sekolah ini telah mengalami kerusakan parah akibat bencana longsor dan tidak dapat digunakan lagi untuk kegiatan belajar-mengajar. Sebagai akibatnya, sekolah tersebut telah dipindahkan ke lokasi baru yang lebih aman, namun telah ditinggalkan selama lebih dari satu tahun dan menjadi terbengkalai. Saat ini, bangunan tersebut menjadi sarang burung walet. Demikian disampaikan oleh Supiandi, seorang guru di SDN Bunijaya pada Selasa (1/11/2022).

Melansir pernyataannya, terdapat suatu kemungkinan jika bangunan tersebut takkan dapat dimanfaatkan kembali. Selain kondisinya yang sudah rusak, terdapat ancaman potensial terhadap terjadinya longsor dan pergerakan tanah yang cukup besar. Oleh sebab itu, perlu adanya tindakan yang cepat dan tepat guna mengatasi situasi yang terjadi agar tidak semakin membahayakan dan merugikan masyarakat sekitar.

Saat berada di sana, kami selalu khawatir akan terjadi longsor dan pergerakan tanah yang membahayakan. Jika hujan turun, pembelajaran akan dihentikan karena risiko bencana susulan yang tak terduga. Karena itu, kondisi lingkungan yang tak menentu tersebut sangat tidak efektif untuk mempelajari apapun. Demikian disampaikan oleh narasumber yang kami jumpai.

Namun demikian, tak bisa diabaikan bahwa SDN Kertamanah Kecamatan Cibinong juga memiliki dua ruang kelas yang mengalami kondisi yang memprihatinkan. Hal ini disebabkan karena ruangan tersebut belum pernah mendapatkan perbaikan sama sekali, sehingga dua ruang kelas di sekolah tersebut kini terbengkalai dan bahkan dipenuhi oleh tanaman merambat. Situasi yang sangat disayangkan untuk sebuah sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan mendukung bagi para siswanya.

SDN Bunijaya, yang berlokasi di Kecamatan Cikadu, telah menjadi rumah bagi sekelompok walet yang terbang bebas. Suasana yang nyaman dan aman di sekitar bangunan telah membantu mempertahankan populasi burung walet ini. Terdapat banyak sarang yang terlihat di dinding dan sudut-sudut bangunan ini. Foto-foto burung walet yang bersarang di SDN Bunijaya dapat dilihat pada gambar yang dibagikan oleh Ikbal Selamet dari detikJabar.

Pada tahun 2015, dua ruang kelas di SDN Kertamanah ambruk akibat usianya yang sudah lapuk. Menurut Guru SDN Kertamanah bernama Ikhsan, pihak sekolah telah berusaha untuk mengajukan permohonan perbaikan, tetapi hingga tujuh tahun berlalu, belum ada realisasi bantuan renovasi ruang kelas yang diterima. Hal ini sangat menjadi perhatian Ikhsan dan pihak sekolah karena telah sangat mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Berulang kali telah diajukan usulan agar tampaknya terdapat batu-batuan disekitar sana, tetapi seiring berjalannya waktu, tersebut terus mengalami ambrol selama tujuh tahun lamanya tanpa menimbulkan tindakan menyeluruh. Penduduk pun merasa prihatin dengan kecelakaan tersebut, karena mereka telah mengajukan permintaan yang serupa berkali-kali, akan tetapi usulan mereka selalu dihiraukan.

Dikemukakan bahwa insiden runtuhnya dua ruang kelas telah menghambat proses kegiatan belajar dan mengajar. Dalam situasi ini, para siswa belajar di ruang kantor guru dan di ruang kelas lainnya. Namun, satu ruangan harus difungsikan untuk dua kelas siswa, yang berdampak pada kualitas pembelajaran yang kurang optimal dan siswa menjadi kurang fokus dalam menyerap pengetahuan dari pengajar.

Dengan sungguh-sungguh, ia berharap bahwa hati pemerintah akan tergerak untuk segera memberikan perhatian pada bangunan sekolah yang telah runtuh atau rusak. Baginya, pembenahan dan pembangunan kembali bangunan yang telah ambruk ini sangat penting. Ia sadar bahwa jika bangunan tersebut diperbaiki dengan baik, maka semua peserta didik akan dapat kembali belajar di dalam kelas masing-masing secara optimal. Selain itu, proses KBM pun dapat berjalan dengan efektif dan para siswa juga dapat belajar dengan nyaman dan tenang. Oleh karena itu, ia berharap bahwa pemerintah segera bertindak untuk memperbaiki dan membangun kembali sekolah yang telah rusak tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Akib Ibrahim, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini pihaknya telah menerima laporan banyaknya sekolah yang rusak. Hal ini menjadi perhatian serius karena kondisi sekolah yang rusak dapat mengganggu proses belajar mengajar dan merugikan para siswa yang membutuhkan kenyamanan dan lingkungan yang aman untuk belajar. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan memperbaiki kondisi sekolah-gunanya anak-anak dapat memiliki akses yang layak pada pendidikan.

Pada kesempatan itu, ia mengakui bahwa telah memberikan petunjuk kepada setiap departemen untuk menangani kendaraan sekolah yang mengalami kerusakan. Namun, ia menekankan bahwa perbaikan yang akan dilakukan harus mengikuti ketersediaan anggaran yang ada. "Kita harus mempertimbangkan bahwa anggaran yang kita miliki sangat terbatas. Oleh karena itu, akan dilihat terlebih dahulu prioritasnya. Meskipun kita berharap semuanya bisa diperbaiki secepatnya, namun karena keterbatasan anggaran yang ada, hal tersebut masih belum memungkinkan," tandasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *